Cara Jitu dan aman Memilih Produk Herbal yang Aman Dan Hasilnya Nyata

August 3, 2008 by Cindy  
Filed under TIPS

Banyaknya kasus penarikan produk jamu dan obat- obatan tradisional yang kian marak di masyarakat yang dilakukan Badan POM, mengindikasikan banyaknya produk jamu dan obat- obatan yang bersifat berbahaya, maka dari itu kita harus cermat dalam memilih produk-produk alami tersebut, berikut ini tips-tipsnya :

  • Terdaftar di Badan POM atau Halal MUI, Nomor registrasi yang jelas (POM atau MUI)
    Untuk produk herbal tercantum : POM TR xxx xxx xxx (9 digit), konfirmasi ke badan POM & MUI. Untuk badan POM bisa konfirmasi di nomor 021-4245203 atau 021-4244819
  • Penjual dan Perusahaannya jelas
    (bisa di akses melalui telepon, website, alamat jelas serta kompetensi pengurusnya)
  • Komposisi yang jelas (tidak mengandung obat kimia tambahan)
    dicantumkan nama kandungan dan takarannya, apabila perlu mintalah hasil test lab-nya.)
  • Kemasan yang Higienis
    kemasan disealed / ditutup rapat dan diberi nomor batch sesuai produksi.
  • Setelah anda membeli, periksalah tanggal expired dari produk tersebut

Semoga Tips-tips di atas dapat membantu anda untuk lebih berhati-hati dalam memilih produk Herbal

Untuk Produk Cryptomonadales dapat anda lihat izin dari badan POM-nya di sini

Share/Save/Bookmark

Bpk.Ridwan Suteja-Sembuh dari Diabet Akut

August 1, 2008 by Cindy  
Filed under Berita terakhir

Bpk.Ridwan Suteja Berhasil Sembuh Dari Diabetes Akut 560 dan lepas dari Insulin setelah mengkonsumsi crypto Force dan crypto Max selama 3 bulan.

Share/Save/Bookmark

Tips Perlambat Pikun dengan Latihan Otak

July 22, 2008 by Cindy  
Filed under TIPS

Salah satu cara menjaga kebugaran otak adalah dengan senam otak sehat atau GLO.

Saat hendak bepergian, Asri (42) sibuk mencari kunci mobil. Pencariannya ke kamar, ke meja kerja, dan beberapa tempat lain tak membuahkan hasil. Barulah, setelah beberapa saat, ia teringat bahwa sang kunci ”bertengger” di tas yang ia jinjing sedari tadi. Inikah tanda-tanda pikun? Pikun atau demensia memang biasa terjadi pada lanjut usia (lansia).

Demensia menyebabkan kualitas hidup penderitanya jelek dan hubungan sosial menjadi terganggu. Tak hanya itu, penderita juga menjadi beban keluarga dan negara, kata dr Astuti SpS dari SMF (Staf Medik Fungsional) Saraf di RS Dr Sardjito, Yogyakarta.

Proses menua dan usia lanjut memang proses alami. Fenomena menua ini juga terjadi pada otak. Hal yang paling dirasakan adalah kemunduran daya ingat (memori) dan ini bisa secara normal dan tidak normal. Inilah yang kemudian menyebabkan demensia. Padahal, kepikunan pun bisa diperlambat lho! Seperti Asri, misalnya, ada baiknya ia melakukan berbagai latihan khusus memperlambat pikun, sebelum usia terlanjur lanjut.

Kemampuan daya ingat yang menurun secara normal pada lansia disebabkan oleh proses berpikir menjadi lamban, kurang menggunakan strategi memori yang tepat, dan kesulitan untuk pemusatan perhatian dan konsentrasi. Ia juga memerlukan lebih banyak waktu untuk belajar hal yang baru, memerlukan lebih banyak isyarat untuk mengingat kembali apa yang pernah diingatnya. Orang yang mengalami kepikunan yang tidak normal, ia bisa lupa makan, lupa nama pasangan, benda, angka, atau keterampilan yang pernah dikuasai. Terkadang, ia pun lupa dengan aturan-aturan sosial.

Untuk itu Astuti pun memberikan beberapa kiat mengatasi kemunduran daya ingat atau memperlambat kepikunan. Intinya, jangan biarkan otak Anda berhenti bekerja. Berikut kiatnya:

- Selalu belajar, berarti aktifkan otak Anda. Bangkitkan minat memakai pikiran dengan cara misalnya membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat, seperti membaca Al-Qur’an rutin, matematika, berhitung, merancang, atau memasak.
- Ulangi informasi yang baru untuk disimpan dalam ingatan
- Melatih memusatkan perhatian/konsentrasi, misalnya: dengan berdzikir, shalat yang khusuk, yoga, dan lain-lain.
- Rekreasi.
- Ikut kegiatan sosial.
- Konseling ke spesilis saraf, untuk deteksi dini demensia.
- Membuat catatan atau biografi merupakan aktifitas lansia yang paling baik dan sangat berharga.
- Menjaga kesehatan tubuh dengan pola hidup sehat seperti makan-makanan sehat, istirahat/tidur cukup, hindari rokok dan alkohol.
- Gerak Latih Otak (senam otak) dan olahraga lain sesuai kemampuan.

Gerak dan Latih Otak
Pada prinsipnya dasar latihan otak adalah ingin otak tetap bugar dan mencegah pikun. Otak adalah satu-satunya organ yang kecanggihannya menurut para peneliti lebih canggih dari tata surya di alam lain. Seumur hidup manusia menurut penelitian, otak hanya terpakai 20 persen dan 80 persen lainnya belum terungkap, kata dr Astuti SpS.

Astuti memberi contoh, tersumbatnya di bagian otak sebelah kiri di atas telinga kita itu pusat berbahasa. Akibatnya, orang akan sulit bicaranya. Jika yang terjadi lesi di atas puncak kepala, pas pusat penggerakan jari tangan atau bibir, bisa cadel, lumpuh, dan sebagainya.

”Kita harus memberi edukasi pada masyarakat untuk memelihara otak tetap bugar. supaya kualitas hidupnya tetap terjaga baik. Karena sedikit lesi (luka), jaringan otak tidak berfungsi sehingga dengan sendiri aktivitas/kualitas hidup seseorang menjadi jelek,”kata Astuti.

Salah satu latihan untuk otak adalah dengan senam otak sehat atau yang diciptakan oleh Asosiasi Alzheimer Indonesia disebut Gerak dan Latih Otak (GLO).

GLO ini bisa dilakukan oleh semua usia. Pada penderita epilepsi anak, anak dengan cerebral palsy, anak yang gerak tangannya tidak terkoordinasi selain difisioterapi, mereka juga bisa dilatih otaknya lewat GLO.

GLO ini gerakannya mudah dan dapat dilakukan saat duduk atau berdiri. dilakukan dengan perasaan senang, rileks, serta tidak menahan napas. ”Bila sedang berada di bus kota, sedang di depan meja komputer, gerakan ini bisa saja dilakukan dalam hanya dalam lima menit.

Biasanya latihan yang dianjurkan tiga kali seminggu, masing-masing sekitar 15-20 menit, harus selalu membayangkan gerak fisiknya, supaya tersambung sirkuit otak dengan gerakan-gerakan yang sedang dilakukan.

1. Latih peregangan leher
Posisi badan menghadap lurus ke depan, dengan telapak tangan kanan pada sisi kanan kepala. Tekan kepala ke arah kiri, sementara kepala menghadap lurus ke depan. Otot-otot leher akan terasa teregang melawan dorongan tangan. Lakukan delapan kali hitungan dengan tidak menahan nafas. Lakukan secara bergantian dengan telapak tangan kiri.

2. Peregangan bahu dan lengan atas
a. Luruskan tangan kanan ke atas (di samping telinga), telapak tangan menghadap ke depan. Tangan kiri melewati belakang di bawah siku tangan kanan. Tangan yang lurus digerakkan ke belakang, sedangkan tangan yang satunya menahan ke depan.
Akan terasa regangan pada bahu dan lengan atas. Hembuskan nafas pada saat otot diaktifkan atau tegang. Kemudian lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.
b. Luruskan tangan kanan ke atas, di samping telinga dengan telapak tangan menghadap ke dalam. Tangan yang lurus digerakkan ke kanan, sedangkan tangan yang satu lagi menarik tangan kanan ke arah dalam. Lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.
c. Posisi tangan kanan lurus menekan ke arah telinga kanan dan tangan yang satu lagi mendorong ke arah keluar. Lakukan bergantian dengan tangan kiri, masing-masing dua kali.

3. Pemanasan sakelar otak
Gosoklah dua lekukan kiri dan kanan di bawah pertemuan tulang selangka kiri dan kanan dengan tulang dada. Dengan tangan lain gosok daerah perut. Usahakan mata bergerak ke kiri dan ke kanan, ke atas, ke bawah dan memutar dari kiri atas ke kanan atas. Lakukan enam kali pernapasan dengan tangan bergantian.

4. Latihan inti
a. Delapan tidur
Berdiri tegak, kepala lurus ke depan, tangan kanan lurus ke depan, ibu jari menghadap ke atas di depan hidung. Gerakkan tangan ke kiri atas, kiri bawah, kembali ke tengah, lalu ke ke kanan atas, kanan bawah dan kembali ke tengah. Gerakan ini membentuk angka delapan tidur dan lakukan tanpa diikuti gerakan bola mata.
b. Untuk variasi delapan tidur, gerakkan ibu jari sama seperti gerakan delapan tidur, tetapi gerakan ibu jari diikuti dengan gerakan bola mata. Lakukan latihan ini bergantian dengan tangan kanan, kiri, dan kedua tangan saling berkaitan. Masing-masing dalam hitungan dua kali delapan.

Share/Save/Bookmark

Ibu Farida-Surabaya-Indonesia.Berhasil Sembuh dari Kanker Payudara

July 21, 2008 by Cindy  
Filed under Berita terakhir

Ibu Farida-Surabaya-Indonesia.

Berhasil Sembuh dari Kanker Payudara setelah mengkonsumsi Crypto Power/Force selama 1 bulan dan Crypto PPARs selama 11 hari.

Silakan Klik gambar di atas untuk diperbesar.

Share/Save/Bookmark

Olah Raga saat Muda Menjaga Resiko Hipertensi Rendah

July 16, 2008 by Cindy  
Filed under INFORMATION

Salah satu studi baru di Amerika menemukan bahwa olah raga pada saat umur remaja sampai dengan 20 tahun dapat membantu menjauhkan tekanan darah tinggi dalam jangka lama.

Penulis utama studi David Jacobs Jr., seorang Epidemiologis dari Universitas Minnesota di Mineapolis mengatakan, “Hal ini menunjukkan bukti yang menentramkan hati dan menegaskan bahwa aktivitas fisik secara nyata berhubungan dengan hipertensi”.

Timnya menganalisis data dari suatu studi yang diambil hampir 4.000 wanita dan pria berumur 18 sampai 30 tahun selama 15 tahun. Secara keseluruhan, 634 partisipan berkembang tekanan darah tingginya selama 15 tahun. Studi tersebut menemukan, mereka yang berolahraga rata-rata lima kali seminggu dan membakar 300 kalori setiap sesi latihan, perkembangan hipertensinya lebih rendah 17% dibandingkan mereka yang kurang aktif latihan. Ditemukan juga bahwa orang yang meningkatkan latihannya selama studi, resiko hipertensi menurun 11% untuk setiap 1.500 kalori yang dibakar melalui latihan mingguannya.

Penemuan ini ditampilkan dalam jurnal American Journal of Public Health bulan April mendatang.

Hasil studi ini menawarkan “Satu alasan lagi untuk mengikuti rekomendasi agar meningkatkan aktivitas fisik, tidak hanya untuk berat badan dan kesehatan jantung, namun juga mencegah insiden tekanan darah tinggi saat kita menjelang dewasa menjadi setangah tua,” kata Michael Zemel, Profesor nutrisi dan kedokteran dari Universitas Tennesse di Knoxville.

Share/Save/Bookmark

Tips Mencegah Diabetes Melitus

July 11, 2008 by Cindy  
Filed under TIPS

-Kendalikan berat badan

-Olahraga secara teratur

-Kelola faktor risiko lain (hipertensi, kadar lemak darah, dll)

-Bagi yang berisiko tinggi : periksa glukosa darah setiap tahun

-Bagi pasien Diabetes Melitus :

-Kendalikan kadar glukosa darah (dengan diet, olahraga & obat sesuai

-petunjuk dokter) dan periksa secara berkala

Share/Save/Bookmark

CRYPTOMONADALES INDONESIA SEDANG RAMAI DI PASARAN DUNIA KESEHATAN ALAMI

April 14, 2008 by Cindy  
Filed under Berita terakhir

Selain Mei Liou dan Tandjung Suryani, Trubus menemukan banyak pasien lain di Taiwan dan Indonesia yang sembuh berkat cryptomonadales. Sekadar menyebut beberapa pasien yang sembuh secara empiris adalah Ang Jia Cheng yang mengidap asam urat, Sri Indrawati (diabetes mellitus), Mariam Fatima (hipertensi), Chiang Chen Long (kanker hati), Chih Loung (kolesterol), Tan Swie Ha(myoma), dan Chang Lie Zie (parkinson). Sembuhnya kanker dan kolesterol malah terbukti secara klinis. Kehadirannya benar-benar menghebohkan dunia kedokteran Taiwan.

Harap mafhum, tumbuhan supermini berukuran 7 mikron-seukuran debu-itu justru berkhasiat besar: membantu mengobati beragam penyakit maut. Itulah hasil riset Prof Wang Shun Te selama 30 tahun. Mantan guru besar Pingtung Technologi University di Taiwan itu menggolongkan cryptomonadales ke dalam genus Chlorella dengan nama ilmiah Chlorella sorokiniana. Menurut Dra Nining Betawati Prihantini MSi, peneliti alga dari Universitas Indonesia, chlorella tidak termasuk dalam ordo Cryptomonadales, tetapi Chlorococcules.

‘Cryptomonadales Chlorella sorokiniana dikatakan memiliki pigmen biru atau fikosianin. Chlorella seharusnya tidak memiliki fikosianin. Yang memiliki pigmen biru adalah divisi Cyanophyta, Rodophyta, dan Cryptophyta,’ ujar master Fikologi (Ilmu Alga) alumnus University of Tsukuba Jepang. Pendapat serupa disampaikan oleh Dian Hendrayanti MSi, dosen Biologi Universitas Indonesia, dan Prof I Nyoman Kabinawa, ahli alga Pusat Penelitian Bioteknologi-LIPI.

Oleh karena itu Nining Betawati cenderung menggolongkan cryptomonadales ke dalam Cryptophyta lantaran dinding sel tipis dan berbentuk elips. Dari sisi ukuran yang mini, cryptomonadales mirip spirulina dan chlorella yang lebih dulu sohor di tanahair sebagai pangan kesehatan. Yang disebut pertama sudah sejak 400 tahun silam digunakan sebagai pangan tradisional.

Menurut Nining Betawati, secara fisik terdapat perbedaan antara cryptomonadales, spirulina, dan chlorella. ‘Spirulina itu tergolong Cyanobacteria atau Cyanophyta dan dinding selnya tidak sejati atau eukariota. Sedangkan chlorella dan cryptomonadales berdinding sejati atau prokariota. Dinding cryptomonadales paling tipis dibanding yang lain,’ ujar perempuan kelahiran Yogyakarta 4 Agustus 1963 itu. Hasil riset Brec L Clay dari Departemen Biologi, Colorado State University, cryptomonadales memiliki pigmen lebih banyak dibanding alga lain. Jika chlorella hanya mempunyai pigmen hijau atau klorofil; spirulina, pigmen biru alias fikosianin; cryptomonadales, mempunyai keduanya.

Diambil dari artikel Trubus

Share/Save/Bookmark