PRODUCT INTRODUCTION
May 30, 2008 by Cindy
Filed under Berita terakhir
|
Natural : Natural resource for natural purpose. (1)Natural (2)Healthy (3)Technical (4)Wealth |
Cryptomonadales is a new type of algae developed by our company. It is the same as the medical preparation of Chinese herb, which solicits and opens the activated gene of human cells. It has been successfully developed in 1992 by Director Wang Shun De and become the major algae in the international biochemical technology.
Cryptomonadales is an elliptical single cell plant. The components and proportion of the nutrition are the same as nutrition needed for human. It is a fresh water plant with average size of 4 to 6 micrometers. The cell wall is very thin so that the digestion Absorption Rate for Human Beings could reach 95%.
Cryptomonadales tablet is the first local algae type health food, which obtains the certificate (A00066 of Department of Health). In the experiment with animals, it proves that the Cryptomonadales tablet can lower triglyceride and low density lipoprotein- cholesterol in blood.
Cryptomonadales contains high density of Linolenic Acid, including C18 and C20 unsaturated fatty acid. They can effectively activate the PPARs. (ITRI- Dr Pan Yi Hong).
Cryptomonadales Indonesia Ampuh sembuhkan Semua jenis Kanker
May 27, 2008 by Cindy
Filed under Berita terakhir
Setelah melewati Beberapa Uji Coba dan telah terbukti, Cryptomonadales dapat Sembuhkan Semua Jenis Kanker. Diantaranya adalah Sebagai berikut :
- Kanker Usus
- Myom
- Kanker Payudara
- Kanker Tulang
RNA/DNA
May 26, 2008 by Cindy
Filed under Berita terakhir
Menurut Prof I Nyoman Kabinawa, Gamma Linoleic Acid atau GLA berfungsi merangsang homon prostaglandin pengontrol berbagai fungsi esensial tubuh. Prostaglandin PGE-1 terlibat dalam tugas pokok tubuh seperti pengaturan tekanan darah, sintesis kolesterol, inflamasi dan pembelahan sel. Studi klinis oleh Lopez-Romeo dari Medicine Holistica, Spanyol, GLA baik untuk menanggulangi penyakit jantung, kegemukan, schizoprenia, stres pramentruasi, defisiensi seng, alkoholik, depresi mania, gejala menua, dan radang persendian.
DNA dan RNA dalam cryptomonadales jumlahnya 10.000 mg/100 g dan DNA mencapai 3.000/100 g. Jumlah itu lebih banyak daripada sumber RNA ikan sardin, 0,59%, dan chlorella, 2,95%. ‘Kemungkinan besar mekanismenya seperti mengkonsumsi makanan berprotein tinggi. Sel-sel dibangun dan terjaga dari kerusakan,’ kata Prof Dr Ali Khomsan, MS, guru besar Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Masyarakat, Institut Pertanian Bogor.
Yang juga meresepkan alga hijau dan biru cryptomonadales adalah dr Yayan Sri Biyantoro. Dokter kelahiran Makassar itu memberikan cryptomonadales pada penderita kanker stadium III sebagai bagian dari tindakan penyembuhan. ‘Yang dilakukan berupa imunoterapik dan nutraseutical yaitu pengobatan dengan peningkatan imunitas,’ kata dokter yang berpraktek di Surabaya, Jawa Timur, itu.
Setelah 4 bulan diberi konsumsi cryptomonadales dan PPARs, kanker sirna. Menurut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga itu, senyawa yang paling berpengaruh adalah pigmen klorofil dan fikosianin. Keduanya antioksidan yang bersifat eksogen membantu menangkap radikal bebas.

