CRYPTOMONADALES AMAN DIKONSUMSI SIAPA SAJA

April 18, 2008 by Cindy  
Filed under INFORMATION

Menurut Ih-Jen Su yang meriset in chao, produk itu tanpa efek samping. Hal senada diungkapkan Wang. Meski didistribusikan meluas di berbagai negara dalam 4 benua, hingga saat ini, komplain atas khasiat cryptomonadales belum pernah terjadi. Boleh jadi lantaran peluncuran pangan kesehatan itu didahului riset praklinis dan uji klinis, termasuk dosis hingga 10-15 tablet masing-masing 60 gram sehari. Bahkan, bagi bayi berumur 2 bulan sekali pun.

Itulah yang terjadi pada Lin Chin Chu yang lahir di Fong San Hospital, Kaohsiung, pada 27 Januari 2007. Anak pertama pasangan suami-istri Lin Liu Hai dan Zen Ying itu divonis tumor di paha kanan pada hari kelahirannya. ‘Rasanya seperti pada musim dingin dan dijatuhi salju. Semua badan kaku,’ kata Lin Liu, sang ayah, mengenang peristiwa itu. Atas saran kerabat, Lin memberikan serbuk cryptomonadales seujung kecil sepatula dan mencampurkan dalam 180 cc susu. Frekuensi pemberian sekali sehari. Hasil pemeriksaan dokter, benjolan merah seukuran bola pingpong itu pun hilang hanya dalam waktu sebulan.

Meski begitu, tentu saja, cryptomonadales tak sempurna. Menurut Kabinawa cryptomonadales yang berukuran kecil sangat sulit dipanen dan diolah. ‘Untuk memisahkannya perlu penyaring HDA minimal 100 buah. Itu pun hanya bisa menyaring 20-30%. Separator itu harganya miliaran rupiah. Berbeda dengan spirulina yang dengan jaring saja sudah bisa dipanen,’ ujar Kabinawa.

Toh, dari sisi kesehatan cryptomonadales yang supermini justru berkhasiat maksi. Beragam penyakit, terbukti dapat disembuhkan. Itu didukung uji praklinis dan sebagian uji klinis. Tumbuhan itu menjadi salah satu pilihan bagi siapa pun yang ingin menjaga sekaligus mengatasi gangguan kesehatan. (Sardi Duryatmo/Peliput: Andretha Helmina, Imam Wiguna, Kiki Rizkika, Nesia Artdiyasa, & Rosy Nur Apriyanti).

Share/Save/Bookmark

Comments

Comments are closed.